PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA TRANSFER KE DAERAH, DAN BELANJA MODAL TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI SUMATERA PERIODE 2020-2024

Alfaridzy, Farizs Gilang (2026) PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA TRANSFER KE DAERAH, DAN BELANJA MODAL TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI SUMATERA PERIODE 2020-2024. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.

[thumbnail of ABSTAK (B. Indonesia dan B. Inggris).pdf] Text
ABSTAK (B. Indonesia dan B. Inggris).pdf

Download (164kB)
[thumbnail of BAB I (Pendahuluan).pdf] Text
BAB I (Pendahuluan).pdf

Download (162kB)
[thumbnail of BAB II (Tinjauan Pustaka).pdf] Text
BAB II (Tinjauan Pustaka).pdf

Download (309kB)
[thumbnail of BAB V (Kesimpulan dan Saran).pdf] Text
BAB V (Kesimpulan dan Saran).pdf

Download (134kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (162kB)
[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP FARIZS GILANG.pdf] Text
SKRIPSI LENGKAP FARIZS GILANG.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Transfer ke Daerah, dan Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah pada pemerintah kabupaten/kota di Pulau Sumatera periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pemerintah kabupaten/kota di Pulau Sumatera yang berjumlah 154 daerah dengan teknik sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan realisasi APBD yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah, sedangkan Dana Transfer ke Daerah dan Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan PAD mampu meningkatkan kemandirian keuangan daerah, sementara ketergantungan terhadap dana transfer dan peningkatan belanja modal dalam jangka pendek belum mampu meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan potensi PAD serta mengelola dana transfer dan belanja modal secara efektif untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah secara berkelanjutan.
Kata kunci: Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer ke Daerah, Belanja Modal, Kemandirian Keuangan Daerah.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer ke Daerah, Belanja Modal,Kemandirian Keuangan Daerah.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Akuntansi
Depositing User: Farizs Gilang Alfaridzy
Date Deposited: 02 Apr 2026 07:35
Last Modified: 02 Apr 2026 07:35
URI: https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/1897

Actions (login required)

View Item
View Item