Hariyanto, Hariyanto (2026) ANALISIS TARIF DAN BIAYA OPERASIONAL KAPAL PENYEBERANGAN PADA TRAYEK PERINTIS PADANG - SIBERUT (STUDI KASUS KMP. AMBU-AMBU). S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.
ABSTRAK (B.Indonesia dan B. Inggris).pdf
Download (199kB)
BAB I (Pendahuluan).pdf
Download (401kB)
BAB II (Tinjauan Pustaka).pdf
Download (437kB)
BAB V (Kesimpulan dan Saran).pdf
Download (222kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (155kB)
SKRIPSI LENGKAP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12MB) | Request a copy
Abstract
Transportasi penyeberangan memiliki peranan penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah kepulauan di Indonesia, khususnya pada daerah Kepulauan Mentawai di Provinsi Sumatera Barat. Salah satu lintasannya adalah Padang–Siberut yang dioperasikan oleh kapal perintis KMP Ambu-Ambu. Penetapan tarif angkutan penyeberangan harus mempertimbangkan kesesuaian antara tarif yang berlaku dengan biaya operasional kapal agar pelayanan dapat berjalan secara berkelanjutan. Namun, sejak diberlakukannya tarif berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 551.5-818-2022 hingga tahun 2025 belum dilakukan evaluasi terhadap kesesuaiannya dengan kondisi operasional kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Biaya Operasional Kapal (BOK) KMP Ambu-Ambu pada lintasan Padang–Siberut serta mengevaluasi kesesuaian tarif angkutan penyeberangan yang berlaku dengan kondisi load factor aktual. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan mengacu pada PM 66 Tahun 2019. Data yang digunakan meliputi komponen biaya operasional kapal, data produktivitas kapal tahun 2025, data tarif angkutan dan karakteristik kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata load factor KMP Ambu-Ambu pada lintasan Padang–Siberut sebesar 53,63%. Berdasarkan perhitungan biaya operasional kapal sebesar Rp9.043.303.454 per tahun, diperoleh besaran tarif rencana yang kemudian dibandingkan dengan tarif existing. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan antara tarif existing dan tarif berdasarkan perhitungan BOK rata-rata selisih sebesar 124,40% sehingga diperlukan evaluasi kebijakan tarif agar lebih mencerminkan kondisi operasional kapal serta menjaga keberlanjutan pelayanan transportasi penyeberangan perintis.
Kata kunci: tarif angkutan penyeberangan, biaya operasional kapal, load factor, kapal perintis.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tarif angkutan penyeberangan, biaya operasional kapal, load factor, kapal perintis |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | HARIYANTO HARIYANTO HARIYANTO |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 04:34 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 04:34 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2026 |
