Riskina, Lingga (2026) UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA KRIM MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) TERHADAP Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Candida albicans, dan Aspergillus niger. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.
Abstrak .pdf
Download (125kB)
BAB. 2 TUNJAUAN PUSTAKA.pdf
Download (419kB)
Bab 1 pendahuluan.pdf
Download (194kB)
bab 5 kesimpulan dan saran.pdf
Download (186kB)
daftar pustaka.pdf
Download (253kB)
SKRIPSI LINGGARISKINA VALID.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan jamur masih menjadi masalah kesehatan
yang sering terjadi, khususnya pada infeksi kulit. Minyak cengkeh (Syzygium
aromaticum L.) diketahui mengandung senyawa eugenol yang memiliki aktivitas
antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan
antijamur sediaan krim minyak cengkeh terhadap bakteri Staphylococcus aureus,
Escherichia coli, serta jamur Candida albicans dan Aspergillus niger. Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan metode difusi agar
untuk mengukur diameter zona hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim
minyak cengkeh konsentrasi 20% mampu menghambat pertumbuhan
mikroorganisme uji. Diameter zona hambat terhadap Staphylococcus aureus pada
pengulangan I, II, dan III masing-masing sebesar 18,03 mm;18,02 mm; dan 19,00
mm dengan rata-rata 18,35 ± 0,45 mm. Terhadap Escherichia coli pada
pengulangan I, II, dan III diperoleh diameter 18,00 mm; 15,00 mm; dan 15,02 mm
dengan rata-rata 16,01 ± 1,40 mm. Aktivitas antijamur terhadap Candida albicans
pada pengulangan I, II, dan III menunjukkan diameter zona hambat 20,03 mm;
21,03 mm; dan 20,07 mm dengan rata-rata 20,38 ± 0,46 mm, sedangkan terhadap
Aspergillus niger pada pengulangan I, II, dan III sebesar 19,05 mm; 18,04 mm; dan
18,03 mm dengan rata-rata 18,37 ± 0,47 mm. Diameter zona hambat terbesar
diperoleh pada Candida albicans (20,38 mm), diikuti Aspergillus niger (18,37
mm), Staphylococcus aureus (18,35 mm), dan Escherichia coli (16,01 mm).
Berdasarkan klasifikasi Davis dan Stout, seluruh diameter zona hambat termasuk
kategori kuat hingga sangat kuat, sehingga krim minyak cengkeh berpotensi
dikembangkan sebagai sediaan topikal antimikroba berbasis bahan alam.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | minyak cengkeh, cengkeh (Syzygium aromaticum L), krim, antibakteri, antijamur. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Lingga Riskina |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 04:03 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 04:03 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2037 |
