Sari, Adegia Aulya (2026) EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN SIROSIS HATI YANG MEMILIKI KOMPLIKASI DAN KOMORBID DI RAWAT INAP RSUP Dr. M.DJAMIL PADANG. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.
ABSTRAK (B.Indonesia dan B.Inggris).pdf
Download (199kB)
BAB 1 (Pendahuluan).pdf
Download (328kB)
BAB 2 (Tinjauan Pustaka).pdf
Download (464kB)
BAB 5 (Kesimpulan dan Saran).pdf
Download (239kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (291kB)
SKRIPSI LENGKAP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Sirosis hati merupakan penyakit kronis progresif yang sering disertai komplikasi dan
komorbid yang meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Kompleksitas kondisi
klinis tersebut menyebabkan penggunaan obat pada pasien sirosis hati memerlukan
evaluasi kesesuaian berdasarkan guideline terapi untuk menjamin keamanan dan
efektivitas pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesesuaian terapi
komplikasi dan komorbid pada pasien sirosis hati terhadap guideline serta
menganalisis hubungan antara derajat sirosis hati berdasarkan skor Child Turcotte
Pugh (CTP) dengan kesesuaian terapi komplikasi. Penelitian ini merupakan
penelitian observasional dengan desain cross-sectional dan pendekatan retrospektif
menggunakan data rekam medis pasien rawat inap sirosis hati di RSUP Dr. M. Djamil
Padang tahun 2024. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sesuai
kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat
menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian
menunjukkan komplikasi varises esofagus (32%), asites (29%), melena/hematemesis
(17%), ensefalopati hepatic (17%), Jaundice (4%) dan SBP (1%) sedangkan untuk
komorbid pneumonia (33%), gangguan ginjal (27%), diabetes (16%), hipertensi
(12%), dan sepsis (12%). Kesesuaian terapi komplikasi asites (35,17%), varises
esofagus (29,03%), ensefalopati hepatic (17,58%), melena/hematemesis (12,71%),
jaundice (5,08%), SBP (0,42%) sedangkan ketidaksesuaian asites (16,41%), varises
esofagus (38,46%), ensefalopati hepatic (13,85%), melena/hematemesis (28,21%),
jaundice (3,08%), SBP (0,00%). Pada komorbid kesesuaian terapi pneumonia
(55,50%), hipertensi (13,09%), gangguan ginjal (4,71%), diabetes (15,18%), sepsis
(11,52%), sedangkan ketidaksesuaian pneumonia (6,10%), hipertensi (12,80%),
gangguan ginjal (56,10%), diabetes (20,12%) dan sepsis (4,88%). Terdapat
hubungan bermakna antara derajat sirosis dengan kesesuaian terapi pada asites
(p=0,037), ensefalopati hepatik (p=0,016), dan melena/hematemesis (p=0,008),
namun tidak terdapat hubungan pada varises esofagus (p=0,237). Disimpulkan
bahwa masih terdapat variasi dan ketidaksesuaian terapi pada pasien sirosis hati,
sehingga diperlukan evaluasi penggunaan obat secara berkala berbasis derajat
keparahan penyakit untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Kata kunci: sirosis hati, komplikasi, komorbid, kesesuaian terapi, Child Turcotte
Pugh
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: sirosis hati, komplikasi, komorbid, kesesuaian terapi, Child Turcotte Pugh |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Adegia Aulya Sari |
| Date Deposited: | 11 May 2026 02:37 |
| Last Modified: | 11 May 2026 02:37 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2204 |
