Rizkia, Yaya Syifa (2026) IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PASIEN DAN POLA PERESEPAN PADA PASIEN SIROSIS HATI DI RSUP Dr. M DJAMIL PADANG. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.
ABSTRAK (B. Indonesia dan B. Inggris).pdf
Download (260kB)
BAB I (Pendahuluan).pdf
Download (371kB)
BAB II (Tinjauan Pustaka).pdf
Download (613kB)
BAB V (Kesimpulan dan Saran).pdf
Download (349kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (336kB)
SKRIPSI LENGKAP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Sirosis hati merupakan penyakit hati kronis tahap akhir yang ditandai oleh
fibrosis progresif, menyebabkan perubahan struktur dan fungsi hati serta berbagai
komplikasi sistemik. Komplikasi-komplikasi tersebut sering kali memerlukan
penanganan lebih dari satu obat secara bersamaan (polifarmasi), sehingga
pemahaman mengenai karakteristik pasien dan pola peresepan menjadi penting
untuk menjamin terapi yang rasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
karakteristik demografi dan klinis pasien, pola peresepan obat, serta hubungan
antara karakteristik klinis dengan pola peresepan pada pasien sirosis hati di RSUP
Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini menggunakan desain observasional
kuantitatif dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis periode
Januari–Desember 2024, dianalisis secara deskriptif menggunakan uji Chi-Square.
Dari total populasi 418 pasien, diperoleh sampel 399 pasien yang memenuhi
kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik demografi
terbanyak adalah berjenis kelamin laki-laki 246 pasien (61,7%), usia 40–64 tahun
266 pasien (66,7%), IMT normal 270 pasien (67,7%), dan suku Minangkabau 332
pasien (83,2%). Berdasarkan karakteristik klinis, pasien terbanyak berada pada
Child-Pugh kelas B 219 pasien (54,9%), diikuti kelas C 121 pasien (30,3%) dan
kelas A 59 pasien (14,8%). Pada kelas A, komplikasi tersering adalah varises
esofagus 46 kasus (77,9%) dengan komorbid terbanyak hipertensi dan gangguan
ginjal masing-masing 9 kasus (15,3%). Pada kelas B, komplikasi tersering adalah
asites 173 kasus (79,0%) dengan komorbid terbanyak diabetes melitus 108 kasus
(49,3%). Pada kelas C, komplikasi tersering adalah asites 83 kasus (68,6%) dengan
komorbid terbanyak gangguan ginjal 45 kasus (37,2%). Obat yang paling banyak
diresepkan adalah propranolol 198 resep (28,05%). Hasil uji Chi-Square
menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara jumlah komplikasi dan
komorbid dengan jumlah obat yang diresepkan (p = 0,052).
Kata Kunci: Sirosis Hati, Karakteristik Demografi, Karakteristik Klinis, Pola
Peresepan
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Sirosis Hati, Karakteristik Demografi, Karakteristik Klinis, Pola Peresepan |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Yaya Syifa Rizkia |
| Date Deposited: | 11 May 2026 02:29 |
| Last Modified: | 11 May 2026 02:29 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2205 |
