Nabila, Apriani Zetira (2026) PENGARUH PAPARAN KOMUNIKASI MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP BUDAYA KONSUMTIF GENERASI Z. S1 thesis, Universitas dharma andalas.
abstrak.pdf
Download (169kB)
BAB I.pdf
Download (833kB)
BAB II.pdf
Download (288kB)
BAB V.pdf
Download (151kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (194kB)
SKRIPSI NABILA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Pesatnya perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah pola konsumsi
informasi dan perilaku masyarakat, terutama Generasi Z. Paparan komunikasi yang intens
melalui konten beauty influencer, seperti ulasan produk, tutorial, haul, dan gaya hidup yang
ditampilkan akun TikTok @tasyafarasya, berpotensi membentuk budaya konsumtif melalui
proses kultivasi media. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh paparan komunikasi
media sosial TikTok pada akun @tasyafarasya terhadap budaya konsumtif Generasi Z.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100
responden yang merupakan followers aktif akun @tasyafarasya dan memenuhi kriteria
Generasi Z. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data
dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik
deskriptif, uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji t,
dan koefisien determinasi. Penelitian ini diharapkan menunjukkan bahwa semakin tinggi
frekuensi, durasi, atensi, dan engagement terhadap konten TikTok @tasyafarasya, semakin
tinggi pula kecenderungan budaya konsumtif Generasi Z, yang tercermin melalui pembelian
impulsif, konformitas terhadap influencer, konsumsi sebagai simbol status sosial, serta
kecenderungan mencoba berbagai produk sejenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
paparan komunikasi media sosial TikTok @tasyafarasya berpengaruh positif dan signifikan
terhadap budaya konsumtif Generasi Z (t hitung = 7,282 > t tabel = 1,980). Nilai koefisien
determinasi (R²) sebesar 0,351 menunjukkan bahwa paparan komunikasi media sosial
memberikan kontribusi sebesar 35,1% terhadap budaya konsumtif Generasi Z, sedangkan
64,9% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mendukung Teori Kultivasi
George Gerbner bahwa paparan konten TikTok secara berulang membentuk budaya
konsumtif melalui mekanisme mainstreaming dan resonansi yang tercermin pada perilaku
konsumtif, konformitas terhadap influencer, serta konsumsi sebagai simbol status sosial.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | paparan komunikasi media sosial, TikTok, Tasya Farasya, budaya konsumtif, Generasi Z |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum, Sosial, dan Humaniora > S1 ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | NABILA APRIANI ZETIRA |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 04:43 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 04:43 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2843 |
