PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BERDASARKAN KLASIFIKASI AWARE (ACCESS, WATCH, RESERVE) PADA PASIEN APENDISITIS AKUT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS ANDALAS

Annisa, Syafitri (2026) PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BERDASARKAN KLASIFIKASI AWARE (ACCESS, WATCH, RESERVE) PADA PASIEN APENDISITIS AKUT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS ANDALAS. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.

[thumbnail of abstrak betul.pdf] Text
abstrak betul.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of DAPUS.pdf] Text
DAPUS.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of skripsi full annisa.pdf] Text
skripsi full annisa.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Apendisitis akut merupakan salah satu kegawatdaruratan bedah abdomen yang paling sering ditemukan dan memerlukan terapi antibiotik untuk membantu mencegah serta mengendalikan infeksi. Penggunaan antibiotik yang luas berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi antimikroba. World Health Organization (WHO) memperkenalkan klasifikasi AWaRe (Access, Watch, Reserve) sebagai alat untuk memantau penggunaan antibiotik dan mendukung pengendalian resistensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien serta profil penggunaan antibiotik berdasarkan klasifikasi AWaRe pada pasien apendisitis akut rawat inap di Rumah Sakit Universitas Andalas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain retrospektif menggunakan data rekam medis pasien apendisitis akut periode 2024-2025. Data yang dianalisis meliputi karakteristik sosiodemografi pasien (jenis kelamin, kelompok umur), jenis antibiotik, kombinasi antibiotik, serta klasifikasi AWaRe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pasien perempuan sebanyak 38 (50,67%) dan laki-laki sebanyak 37 (49,33%). Kelompok usia terbanyak adalah usia dewasa (18–59 tahun) sebanyak 73 pasien (97,33%). Antibiotik tunggal yang paling banyak digunakan adalah seftriakson sebanyak 52 (63,41%). Penggunaan antibiotik kombinasi yang paling sering adalah seftriaksone dengan metronidazole 19 (23,17%). Berdasarkan klasifikasi AWaRe, penggunaan antibiotik terbanyak termasuk dalam golongan Watch sebesar 75,00%, diikuti Access sebesar 25,00%, dan tidak ditemukan penggunaan golongan Reserve dalam periode penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan antibiotik pada pasien apendisitis akut didominasi oleh seftriaksone dan sebagian besar golongan Watch.
Kata kunci: apendisitis akut, antibiotik, seftriaksone, AWaRe, metronidazol

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: apendisitis akut, antibiotik, seftriaksone, AWaRe, metronidazol
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Farmasi
Depositing User: ANNISA SYAFITRI
Date Deposited: 30 Sep 2026 03:53
Last Modified: 30 Sep 2026 03:53
URI: https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2851

Actions (login required)

View Item
View Item