FORMULASI HAIR SERUM EKSTRAK ETANOL DAUN KAKAO (Theobroma cacao L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN

SUCI RETYANDI, ADINDA (2026) FORMULASI HAIR SERUM EKSTRAK ETANOL DAUN KAKAO (Theobroma cacao L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.

[thumbnail of Abstrak (1).pdf] Text
Abstrak (1).pdf

Download (143kB)
[thumbnail of BAB I (1).pdf] Text
BAB I (1).pdf

Download (167kB)
[thumbnail of BAB II (2).pdf] Text
BAB II (2).pdf

Download (605kB)
[thumbnail of BAB V (3).pdf] Text
BAB V (3).pdf

Download (13kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA (3).pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA (3).pdf

Download (298kB)
[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP (1).pdf] Text
SKRIPSI LENGKAP (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Rambut yang sering terpapar radikal bebas, sinar UV, dan polusi lingkungan membutuhkan perlindungan intensif berupa produk kosmetik yang kaya akan antioksidan. Daun kakao (Theobroma cacao L.) berpotensi sebagai sumber antioksidan alami karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan tanin. Penelitian ini dilakukan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun kakao ke dalam sediaan Hair Serum serta menguji mutu fisik dan efektivitas aktivitas antioksidannya. Metode maserasi dengan pelarut etanol 96% digunakan untuk memperoleh ekstrak daun kakao. Sediaan Hair Serum dirancang dalam empat variasi konsentrasi ekstrak, yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (2%), dan F3 (3%). Evaluasi kualitas fisik sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, nilai pH, viskositas, daya sebar, serta uji stabilitas penyimpanan selama 28 hari pada suhu kamar. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak kental daun kakao yang diperoleh sebesar 28,65%. Seluruh formula memiliki homogenitas yang baik, tekstur kental yang nyaman, dan terbukti stabil selama penyimpanan. Karakteristik fisik sediaan memenuhi standar parameter, dengan nilai pH berkisar antara 5,98 hingga 6,39 (sesuai pH kulit kepala 4,5–6,5) dan kemampuan daya sebar berkisar antara 5,17 hingga 6,17 cm (sesuai standar 5–7 cm). Analisis antioksidan mengungkapkan nilai IC50 untuk F1 sebesar 212,78 μg/mL (kategori lemah), F2 sebesar 150,69 μg/mL (kategori sedang), dan F3 sebesar 92,12 μg/mL (kategori kuat). Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kakao berhasil diformulasikan menjadi sediaan Hair Serum yang memenuhi persyaratan parameter mutu fisik yang baik. Formula 3 (F3) dengan konsentrasi ekstrak 3% merupakan formula terbaik karena menghasilkan efektivitas antioksidan tertinggi yang masuk dalam kategori kuat.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Hair Serum, Daun Kakao (Theobroma cacao L.), Mutu Fisik, Antioksidan, DPPH.
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Farmasi
Depositing User: Adinda Suci Retyandi Adinda
Date Deposited: 05 Oct 2026 06:57
Last Modified: 05 Oct 2026 06:57
URI: https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2901

Actions (login required)

View Item
View Item