HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP SWAMEDIKASI OBAT BATUK DIBEBERAPA APOTEK DAERAH TARANDAM KOTA PADANG

Siti, Fadillah (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP SWAMEDIKASI OBAT BATUK DIBEBERAPA APOTEK DAERAH TARANDAM KOTA PADANG. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.

[thumbnail of Abstrak_Siti_Fadillah.pdf] Text
Abstrak_Siti_Fadillah.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB_I_Siti_Fadillah.pdf] Text
BAB_I_Siti_Fadillah.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB_II_Siti_Fadillah.pdf] Text
BAB_II_Siti_Fadillah.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB_V_Siti_Fadillah.pdf] Text
BAB_V_Siti_Fadillah.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Daftar_Pustaka_Siti_Fadillah.pdf] Text
Daftar_Pustaka_Siti_Fadillah.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI SITI FADILLAH 22160027.pdf] Text
SKRIPSI SITI FADILLAH 22160027.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Swamedikasi merupakan upaya pengobatan yang dilakukan secara mandiri tanpa resep dokter untuk mengatasi keluhan atau penyakit ringan, termasuk batuk. Penggunaan obat batuk yang tidak tepat dapat menyebabkan terapi kurang efektif, meningkatkan risiko efek samping, serta mendorong penggunaan obat yang tidak rasional. Tingkat pengetahuan yang dimiliki masyarakat dapat memengaruhi pembentukan sikap dalam melakukan swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap swamedikasi obat batuk serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan pada masyarakat yang berkunjung ke tiga apotek terbesar di daerahTarandam Kota Padang. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposivedan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05).Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 68 responden (68%), sedangkan sikap responden didominasi kategori cukup sebanyak 58 responden (58%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap swamedikasi obat batuk (p<0,001). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pendidikan berhubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan (p<0,001) dan sikap (p=0,007), sementara pekerjaan berhubungan signifikan dengan sikap (p=0,022). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai swamedikasi obat batuk umumnya berada pada kategori baik dan memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap masyarakat.

Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Swamedikasi, Obat Batuk

Self-medication is the practice of treating minor symptoms or illnesses independently without a doctor's prescription, including cough. Inappropriate use of cough medicines may result in ineffective therapy, increased risk of adverse effects, and irrational drug use. The level of knowledge possessed by the community can influence attitudes toward self-medication practices. This study aimed to determine the level of knowledge and attitudes of the community toward cough self-medication and to analyze the relationship between these two variables.This study employed a descriptive-analytic method with a cross-sectional design. Data were collected from people visiting the three largest pharmacies in the Tarandam area, Padang City. A total of 100 respondents were selected using purposive and accidental sampling. Data collection was conducted using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-square test at a 95% confidence level (α = 0.05).The results showed that most respondents had a good level of knowledge, accounting for 68 respondents (68%), while respondents' attitudes were predominantly categorized as moderate, accounting for 58 respondents (58%). Bivariate analysis revealed a significant relationship between the level of knowledge and community attitudes toward cough self-medication (p < 0.001). The results also showed that educational level was significantly associated with knowledge (p < 0.001) and attitude (p = 0.007), whereas occupation was significantly associated with attitude (p = 0.022). In conclusion, the community generally had a good level of knowledge regarding cough self-medication, and knowledge was significantly associated with community attitudes.

Keywords: Knowledge, Attitude, Self-medication, Cough medicines

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan, Sikap, Swamedikasi, Obat Batuk
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Farmasi
Depositing User: Siti Fadillah Siti
Date Deposited: 06 Oct 2026 08:33
Last Modified: 06 Oct 2026 08:33
URI: https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2933

Actions (login required)

View Item
View Item