FORMULASI SEDIAAN EDIBLE FILM EKSTRAK ETANOL DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L). Urb) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Streptococcus mutans

JAVELLA, KURNIA (2026) FORMULASI SEDIAAN EDIBLE FILM EKSTRAK ETANOL DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L). Urb) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Streptococcus mutans. S1 thesis, Universitas dharma andalas.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (477kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (266kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (569kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (261kB)
[thumbnail of SKRIPSI FUL.pdf] Text
SKRIPSI FUL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (388kB)

Abstract

Streptococcus mutans dianggap sebagai salah satu bakteri utama penyebab
bau mulut (halitosis). Halitosis tidak hanya dicegah dengan cara menggosok gigi
tetapi bisa menggunakan penambahan agen antiplak atau antimikroba pada
produk perawatan kesehatan gigi dan bau mulut menggunakan sediaan penyegar
mulut yaitu Edible film. Salah satu tanaman herbal yang memiliki aktivitas
antibakteri Streptococcus mutans yaitu daun pegagan (Centella asiatica (L). Urb),
metode yang dilakukan untuk pembuatan Edible film yaitu ekstraksi daun pegagan
dengan menggunakan metode maserasi. Selanjutnya dilakukan metode pengujian
terhadap kestabilan fisik sediaan Edible film yang terdiri dari uji organoleptis, pH,
ketebalan film, disintegrasi, daya lipat dan analisis data ANOVA. Hasil maserasi
yang didapatkan nilai rendemen yaitu 17,3%, kadar abu 5,9554% dan kadar air
8,1997% dan hasil uji kestabilan fisik sediaan Edible film F1:F2:F3 masih
memenuhi persyaratan. Setelah melakukan semua uji stabilitas sediaan,
selanjutnya dilakukan pengujian uji aktivitas antibakteri Streptococcus mutans
dengan metode cakram. Hasil penelitian sediaan Edible film ekstrak etanol daun
pegagan didapatkan diameter rata-rata zona hambat yang termasuk dalam kategori
kuat yaitu pada konsentrasi F1(12,43±0,51 mm), F2(12,77±0,61 mm),
F3(12,72±0,60 mm). berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui ekstrak etanol daun pegagan dapat diformulasikan dalam bentuk
sediaan Edible film dan melihat aktivitas antibakteri sediaan Edible film terhadap
Streptococcus mutans. Kesimpulan menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun
pegagan dapat diformulasikan sebagai sediaan Edible film yang memenuhi
persyaratan farmaseutik dan sediaan Edible film memiliki aktivitas antibakteri
dalam kategori kuat terhadap bakteri Streptococcus mutans

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Daun Pegagan, Edible film, Streptococcus mutans
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Farmasi
Depositing User: tavella tavella kurnia kurnia
Date Deposited: 06 Jan 2026 07:34
Last Modified: 06 Jan 2026 07:34
URI: https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/1671

Actions (login required)

View Item
View Item