Oktavian, Thohari (2026) STUDI PERBANDINGAN HUKUM TENTANG PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM PRESIDEN/WAKIL PRESIDEN INDONESIA (PERIODE 2019 DAN 2024) DAN AMERIKA SERIKAT (PERIODE 2020 DAN 2024). S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.
ABSTRAK (B.Indonesia dan B.Inggris).pdf
Download (252kB)
BAB I (Pendahuluan).pdf
Download (538kB)
BAB II ( Tinajauan Pustaka).pdf
Download (678kB)
BAB IV (Kesimpulan dan Saran).pdf
Download (159kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (412kB)
Skripsi Lengkap.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Indonesia dan Amerika Serikat adalah dua negara demokrasi terbesar dengan model pemerintahan presidensil. Salah satu bentuk perwujudan negara demokrasi ialah pemilu. Pemilu di kedua negara dijalankan dalam dua bentuk sistem pemilu yang berbeda. Indonesia memakai sistem pemilu demokrasi langsung yang dilaksanakan oleh KPU berdasarkan UUD 1945 pasal 6A dan Amerika dengan sistem electoral college yang penyelenggaraannya oleh negara bagian masing-masing berdasarkan konstitusi Amerika Pasal II dan Amandemen ke 12. demi mewujudkan keberhasilan pemilu yang demokratis tidak terlepas dari prinsip good governance dalam penyelenggaraannya. Untuk melihat pemilu presiden mana yang lebih menunjukan sisi demokrasinya, karena banyaknya pertentangan dari masyarakat Amerika terutama mengenai sisi demokrasinya electoral college. Rumusan masalah dalam penulisan ini meliputi : 1) Bagaimanakah perbandingan hukum tentang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di negara Indonesia dan Amerika Serikat dalam kaitannya dengan sistem pengelolaan pemerintahan yang demokratis, serta kesesuaiannya dengan good governance; 2) Apa saja persamaan, perbedaan, kelebihan dan kekurangan pelaksanaan pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden di Negara Indonesia dan Amerika dan manakah yang lebih sesuai dengan prinsip good governance. Untuk menjawab pertanyaan tersebut digunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan hukum (comparative approach) dan didapatkan kesimpulan: 1) masing-masing negara menjalankan pemilu dengan menggunakan prinsip good governance dengan aspek partisipasi, akuntabilitas, transparansi, efisiensi dan efektifitas demi mewujudkan pemilu yang demokratis. Indonesia yang memiliki satu sistem dan aturan pemilu yang seragam diseluruh wilayah dan Amerika dengan perbedaan sistem pemilu dan prosedur antar negara bagian. Dalam praktenya Indonesia lebih menunjukan sisi demokrasinya dibanding dengan Amerika. 2) persamaan dari kedua pemilu ini yaitu menunjukan perwujudan yang partisipasi publik tanpa deskriminasi, perbedaan yang paling dilihat pendaftaran pemilih secara otomatis diafatarkan KPU, sedangkan Amerika mendaftar secara mandiri. Kekurangan dari pemilu indonesia ketergantungan kepada satu lembaga (KPU) dan pemusatan suara di suatu wilayah, sedangkan Amerika kurang menunjukan sisi demokrasinya. Kelebihan pemilu di amerika yaitu mengurangi perbedaan suara antara wilayah besar dan kecil.
Kata Kunci : Pemilu, Good Governance, KPU
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemilu, Good Governance, KPU |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum, Sosial, dan Humaniora > S1 ilmu Hukum |
| Depositing User: | Oktavian Thohari |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 06:29 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 06:29 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/1693 |
