Helmita, Helmita (2026) EVALUASI TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN OBAT (ASPIRIN DAN NITROGLISERIN SUBLINGUAL) PADA KEJADIAN INFARK MIOKARD DI POLIKLINIK JANTUNG RSUP M.DJAMIL PADANG. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.
File Abstrak.pdf
Download (253kB)
File BAB I.pdf
Download (79kB)
File BAB II.pdf
Download (367kB)
File BAB V.pdf
Download (47kB)
File Daftar Pustaka.pdf
Download (271kB)
SKRIPSI MITA FIX mm.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
Penyakit jantung merupakan suatu kondisi gangguan fungsi jantung dalam
memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh, dan menjadi salah satu
penyebab utama kematian di dunia maupun di Indonesia. Salah satu manifestasi
klinis dari penyakit jantung adalah infark miokard, yaitu keadaan
ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen miokard yang
menyebabkan kematian jaringan otot jantung akibat aterosklerosis arteri
koroner. Penatalaksanaan infark miokard tidak hanya mencakup terapi farmakologis seperti penggunaan aspirin dan nitrogliserin sublingual, tetapi juga memerlukan pemahaman dan sikap yang baik dari pasien terhadap penggunaan obat guna mencegah komplikasi dan kejadian berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap pasien terhadap penggunaan obat (aspirin dan nitrogliserin sublingual) pada kejadian infark miokard serta
menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap pasien di Poliklinik Jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan prospektif menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 280 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Guttman untuk mengukur tingkat pengetahuan dan skala Likert untuk mengukur sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (83,6%) dan sikap baik (83,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap pasien terhadap penggunaan obat pada kejadian infark miokard. Disimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan pasien maka semakin baik pula sikap pasien dalam penggunaan obat sebagai upaya antisipasi kejadian infark miokard.
Kata Kunci: infark miokard, pengetahuan, sikap, aspirin, nitrogliserin sublingual.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: infark miokard, pengetahuan, sikap, aspirin, nitrogliserin sublingual. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Helmita |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 07:04 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 07:04 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/1914 |
