Ningrum, Surya (2025) HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI BPJS KESEHATAN CABANG PADANG. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.
ABSTRAK (B. Indonesia dan B. Inggris).pdf
Download (63kB)
BAB I (Pendahuluan).pdf
Download (197kB)
BAB II (Tinjauan Pustaka).pdf
Download (451kB)
BAB V (Kesimpulan dan Saran).pdf
Download (121kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (19kB)
SKRIPSI LENGKAP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Dalam suatu organisasi, komunikasi interpersonal memegang peranan penting dalam membangun hubungan kerja yang efektif antar karyawan. Di BPJS Kesehatan Cabang Padang, dinamika kerja yang kompleks menuntut adanya komunikasi yang terbuka, empatik, dan saling memahami agar suasana kerja tetap kondusif. Motivasi kerja sangat berperan dalam menentukan tingkat produktivitas dan loyalitas karyawan terhadap instansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan motivasi kerja karyawan di BPJS Kesehatan Cabang Padang. Komunikasi interpersonal menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Motivasi kerja yang tinggi sangat dibutuhkan agar karyawan dapat menjalankan tugas secara maksimal dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 47 responden yang merupakan karyawan aktif BPJS Kesehatan Cabang Padang. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk melihat hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal dengan motivasi kerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik yang menunjukkan nilai signifikansinya 0.000 < 0.05 yang berarti terdapat korelasi yang positif dan signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dengan tingkat kekuatan hubungan yaitu 0.497 yang artinya tingkatan hubungan antara variabel berkategori sedang. Semakin baik komunikasi interpersonal yang terjadi antarkaryawan, maka semakin tinggi pula tingkat motivasi kerja karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa komunikasi interpersonal memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja karyawan. Oleh karena itu, instansi perlu terus mendorong terbentuknya komunikasi yang terbuka dan harmonis di lingkungan kerja guna menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif. Temuan ini menguatkan bahwa komunikasi yang efektif dan terbuka di lingkungan kerja dapat meningkatkan semangat, loyalitas, dan kinerja karyawan secara keseluruhan.
Kata kunci: komunikasi interpersonal, motivasi kerja, karyawan
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | komunikasi interpersonal, motivasi kerja, karyawan |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum, Sosial, dan Humaniora > S1 ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | SURYA NINGRUM SURYA |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 03:39 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 03:39 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/1958 |
