HABIBISALAM, HABIBISALAM (2025) STRATEGI KOMUNIKASI PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN PADA TRADISI PACU JALUR SEBAGAI ATRAKSI WISATA BUDAYA. S1 thesis, Universitas dharma andalas.
ABSTRAK.pdf
Download (91kB)
BAB I.pdf
Download (252kB)
BAB II.pdf
Download (207kB)
BAB V.pdf
Download (13kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (82kB)
SKRIPSI FUL HABIBI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Pacu Jalur telah berkembang menjadi salah satu atraksi wisata budaya yang
menarik perhatian baik wisatawan domestik maupun internasional. Dalam konteks
ini, komunikasi menjadi elemen penting untuk menarik lebih banyak pengunjung
dan mempromosikan nilai-nilai budaya lokal. Pemerintah Kabupaten Kuantan
Singingi memiliki peran vital dalam mengelola dan mempromosikan Pacu Jalur
agar tetap relevan dan menarik bagi pasar wisatawan.Teori yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Teori Marketing communication mix. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, pendekatan ini
digunakan karena data yang digunakan dalam menyusun skripsi ini berupa
keterangan, penjelasan, dan informasi-informasi mengenai persoalan-persoalan
yang terjadi dilapangan atau lokasi penelitian. Adapun teknik yang digunakan pada
penelitian ini, yaitu teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian kualitatif mencakup reduksi
data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data dalam penelitian ini diuji
menggunakan triagulasi sumber data.Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil
penelitian Strategi Komunikasi Pariwisata Dalam Meningkatkan Jumlah
Kunjungan pada Tradisi Pacu Jalur sebagai atraksi wisata budaya bahwa Dinas
Pariwisata dan kebudayaan menggunakan media social sebagai bentuk untuk
memperkenalkan dan meningkatkan kunjungan dari wisatawan Pacu jalur sebagai
wisata Atraksi Budaya. Selain menggunakan media social Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan juga menggunakan strategi pendekatan dan mengikut sertakan tokoh
masyarakat dan masyarakat sekitar dalam rangkain persiapan dan pelaksanaan
kegiatan Pacu Jalur. Dinas Kebudayaan menghadapi sejumlah hambatan yang
cukup signifikan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan infrastruktur dan
akses informasi di beberapa wilayah, terutama di daerah pedesaan yang belum
sepenuhnya terjangkau oleh jaringan internet dan media digital. Hal ini
menyebabkan penyebaran informasi promosi tidak merata dan kurang optimal
menjangkau semua lapisan masyarakat. Selain itu, tantangan lain yang dihadapi
adalah keterbatasan anggaran promosi dan sumber daya manusia yang memahami
strategi komunikasi berbasis digital secara profesional.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pacu jalur, Marketing Communication Mi |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum, Sosial, dan Humaniora > S1 ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Habibi Salam |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 03:58 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 03:58 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/1978 |
