Dimas, Wahyu Kurnia (2026) PERANCANGAN KAMPANYE AKSI “PEDULI VAKSINASI RABIES” MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT KOTA PAYAKUMBUH TERHADAP KESEHATAN HEWAN PELIHARAAN. S1 thesis, Universitas dharma andalas.
ABSTRAK.pdf
Download (127kB)
BAB I.pdf
Download (186kB)
BAB II.pdf
Download (247kB)
BAB 4.pdf
Download (134kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (154kB)
TA DIMAS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis yang masih menjadi permasalahan
kesehatan masyarakat dan kesehatan hewan. Rendahnya cakupan vaksinasi hewan di
Kota Payakumbuh menunjukkan perlunya upaya komunikasi yang mampu meningkatkan
pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi hewan
peliharaan. Permasalahan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan hewan,
tetapi juga dengan bagaimana informasi mengenai vaksinasi rabies dikomunikasikan
kepada masyarakat secara menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik
khalayak. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang dan melaksanakan Kampanye
“Peduli Vaksinasi Rabies” melalui media sosial Instagram sebagai upaya meningkatkan
kesadaran masyarakat Kota Payakumbuh terhadap pentingnya vaksinasi hewan
peliharaan. Perancangan kampanye menggunakan pendekatan kampanye sosial dengan
proses Public Relations yang terdiri dari empat tahap, yaitu defining the problem,
planning and programming, taking action and communicating, serta evaluating the
program. Strategi pesan disusun secara bertahap melalui konten edukasi, mitos dan fakta,
edukasi mengenai gigitan hewan, serta ajakan mengikuti Program Vaksinasi Rabies
Gratis. Hasil pelaksanaan kampanye menunjukkan bahwa konten Instagram memperoleh
25.071 tayangan, menjangkau 14.601 akun, menghasilkan 243 interaksi, dan 269
kunjungan profil. Program Vaksinasi Rabies Gratis menyediakan 50 dosis dan terealisasi
sebanyak 44 dosis untuk 44 ekor kucing. Namun, evaluasi pasca-kampanye menunjukkan
tidak terdapat masyarakat yang kembali ke Diboli Pet Care untuk menanyakan vaksinasi
setelah program berakhir. Dengan demikian, kampanye menunjukkan adanya exposure,
engagement, dan tindakan vaksinasi selama periode pelaksanaan, tetapi belum terdapat
bukti yang cukup untuk menyatakan adanya peningkatan kesadaran masyarakat secara
berkelanjutan setelah kampanye berakhir. Evaluasi lanjutan dalam periode yang lebih
panjang diperlukan untuk mengetahui keberlanjutan dampak kampanye terhadap
pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kampanye Sosial, Strategi Komunikasi, Vaksinasi Rabies, Instagram, Kesadaran Masyarakat |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum, Sosial, dan Humaniora > S1 ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | DIMAS WAHYU KURNIA |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 06:44 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 06:44 |
| URI: | https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2836 |
