PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN TUKAK DIABETIKUM DI RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG

Amory, Claire (2026) PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN TUKAK DIABETIKUM DI RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG. S1 thesis, Universitas Dharma Andalas.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (327kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (331kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (485kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (318kB)
[thumbnail of DAPUS.pdf] Text
DAPUS.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (43MB) | Request a copy

Abstract

Tukak diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang
dapat berkembang menjadi infeksi, kerusakan jaringan, gangguan penyembuhan
luka, hingga amputasi. Antibiotik merupakan salah satu terapi penting dalam
penatalaksanaan tukak diabetikum yang mengalami infeksi, sehingga
penggunaannya perlu diperhatikan sesuai dengan kondisi klinis pasien. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, profil penggunaan antibiotik,
serta gambaran penggunaan antibiotik pada pasien tukak diabetikum dengan status
amputasi dan non-amputasi di Instalasi Rawat Inap RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional non-eksperimental dengan
desain deskriptif retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien tukak
diabetikum yang mendapatkan terapi antibiotik dan memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dan analisis
data dilakukan secara deskriptif. Dari 113 pasien yang memenuhi kriteria
penelitian, terdapat 58 pasien perempuan dan 55 pasien laki-laki, dengan kelompok
usia >60 tahun sebanyak 58 pasien. Berdasarkan status amputasi, sebanyak 21
pasien mengalami amputasi dan 92 pasien non-amputasi. Profil penggunaan
antibiotik menunjukkan adanya terapi tunggal dan kombinasi. Pemberian antibiotik
kombinasi tidak selalu diberikan secara bersamaan, tetapi dapat berupa perubahan
atau pergantian regimen selama masa perawatan sesuai dengan kondisi dan evaluasi
pasien. Pada terapi tunggal, gentamisin merupakan antibiotik yang paling banyak
digunakan sebanyak 25 pasien, sedangkan pada terapi kombinasi dua antibiotik,
kombinasi ampisilin-sulbaktam dan metronidazol merupakan regimen yang paling
banyak digunakan sebanyak 22 pasien. Penggunaan antibiotik pada pasien dengan
status amputasi dan non-amputasi menunjukkan adanya kesamaan beberapa jenis
antibiotik, terutama ampisilin-sulbaktam, gentamisin, metronidazol, dan sefiksim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil penggunaan antibiotik pada pasien
tukak diabetikum di Instalasi Rawat Inap RSUP Dr. M. Djamil Padang memiliki
variasi jenis dan regimen antibiotik, baik terapi tunggal maupun kombinasi.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: tukak diabetikum, antibiotik, profil penggunaan antibiotik, amputasi, non-amputasi.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: Amory Claire Amory
Date Deposited: 06 Oct 2026 08:12
Last Modified: 06 Oct 2026 08:12
URI: https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/2926

Actions (login required)

View Item
View Item