Strategi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat dalam Mengawasi Penyiaran Iklan Politik pada Masa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024

david kurniawan, kurniawan (2026) Strategi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat dalam Mengawasi Penyiaran Iklan Politik pada Masa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024. S1 thesis, Universitas dharma andalas.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (10kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (19kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (340kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (11kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (71kB)
[thumbnail of SKRIPSI FUL DAVID.pdf] Text
SKRIPSI FUL DAVID.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Studi ini menyelidiki pendekatan yang digunakan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah
(KPID) Sumatera Barat untuk mengawasi iklan politik yang disiarkan selama Pemilukada
2024. Pengawasan iklan politik sangat penting untuk menjaga proses demokrasi lokal tetap
adil, transparan, dan bersih. Perwakilan lembaga penyiaran, komisioner, staf sekretariat,
dan staf yang memantau isi siaran diwawancarai dan dianalisis melalui observasi dan
analisis dokumen dalam penelitian kualitatif deskriptif ini. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa KPID Sumbar menggunakan tiga strategi pengawasan utama: preventif, kuratif, dan
evaluatif. Strategi preventif digunakan untuk menyebarkan aturan, menerbitkan pedoman
teknis, dan koordinasi lintas lembaga. Strategi kuratif menerapkan tindakan tegas terhadap
pelanggaran, seperti teguran dan penghentian siaran. Strategi evaluasi digunakan untuk
membuat laporan dan saran kebijakan. Selain itu, KPID meningkatkan kerja sama dengan
Bawaslu dan masyarakat untuk meningkatkan jangkauan pengawasan dan menyediakan
sarana pengaduan publik. Namun, pengawasan masih menghadapi banyak masalah. Ini
termasuk kekurangan sumber daya manusia dan teknologi, kekurangan regulasi teknis, dan
tekanan politik dari pihak lokal. Meskipun demikian, berdasarkan teori regulasi media
yang digunakan dalam penelitian ini, KPID Sumbar telah berusaha dengan berbagai cara
untuk mengimbangi kebebasan berekspresi dengan kepentingan publik. Mereka telah
melakukannya dengan cara yang fleksibel dan terlibat.Di masa mendatang, penelitian ini
diharapkan dapat membantu KPID dan lembaga terkait meningkatkan pengawasan iklan
politik dan tata kelola penyiaran.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: KPID Sumatera Barat, Strategi Pengawasan, Iklan Politik, Pemilukada 2024, Regulasi Media
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Hukum, Sosial, dan Humaniora > S1 ilmu Komunikasi
Depositing User: DAFID KURNIAWAN
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:02
Last Modified: 29 Jan 2026 07:02
URI: https://repository.unidha.ac.id/id/eprint/1683

Actions (login required)

View Item
View Item